Makan keluarga merupakan tradisi yang sudah turun-temurun di Indonesia. Meski begitu, seringkali kesibukan modern membuat kita lupa akan pentingnya tradisi ini. Padahal, makan keluarga memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan fisik maupun mental anggota keluarga.
Menurut Dr. Rachmad, seorang ahli gizi dari Universitas Indonesia, “Makan keluarga dapat meningkatkan kualitas nutrisi yang dikonsumsi oleh anggota keluarga. Selain itu, momen makan bersama juga dapat meningkatkan kualitas hubungan antar anggota keluarga.”
Tradisi makan keluarga sebenarnya tidak sulit untuk dijalani. Cukup dengan mengatur jadwal makan bersama setidaknya satu kali sehari, kita sudah bisa merasakan manfaatnya. Namun, kesibukan modern seringkali membuat kita sulit untuk menemukan waktu luang bersama keluarga.
Menurut Dina, seorang ibu rumah tangga, “Saya selalu berusaha untuk menyempatkan waktu makan bersama keluarga meski sibuk. Karena bagi saya, momen tersebut sangat berharga dan membuat hubungan keluarga kami semakin erat.”
Dr. Rachmad juga menambahkan, “Tidak perlu makan malam mewah setiap hari, yang terpenting adalah kebersamaan dan kualitas waktu yang dihabiskan bersama keluarga. Makan keluarga bukan hanya soal makanan, tapi juga soal koneksi emosional antar anggota keluarga.”
Jadi, meskipun kesibukan modern membuat kita seringkali terlalu sibuk untuk makan keluarga, sebaiknya kita tetap menjaga tradisi ini. Makan keluarga bukan hanya soal makanan, tapi juga soal kebersamaan dan kualitas hubungan keluarga. Sebagai generasi muda, mari kita jaga tradisi makan keluarga agar kehangatan dan kebersamaan keluarga tetap terjaga di tengah kesibukan modern.